PELATIHAN DAN PEMBINAAN KAWASAN MANDIRI PANGAN (KMP) DAN KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) KABUPATEN ACEH TENGAH

Kategori : Government Jumat, 04 Oktober 2019

PELATIHAN DAN PEMBINAAN KAWASAN MANDIRI PANGAN (KMP) DAN KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) KABUPATEN ACEH TENGAH

       Dinas pangan Aceh Tengah mengadakan Pelatihan dan Pembinaan untuk KMP dan KRPL pada masyarakat Aceh Tengah dari beberapa Kecamatan. Pelatihan dan Pembinaan ini bertujuan untuk Memberikan kemampuan yang lebih tinggi dalam melaksanakan tugas dalam bekerja sehingga hasil yang dicapai akan maksimal.

 

 


     Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari. Hari pertama materi diisi oleh Ibu Hj. Wirda Yendri,SP mengenai Optimalisasi dan efektivitas pengelolaan pasca panen melalui pembuatan produksi intermediate, kemudian diisi oleh Ibu drh. Emi Linggawani mengenai Pengelolaan usaha ternak unggas dalam program KRPL keluarga dan terakhir diisi oleh ibu Wajeni Maryani,SP mengenai Hidroponik sebagai inovasi dalam budidaya sayuran yang aman. Pada hari ke-2, materi diisi oleh Bapak Kepala Dinas Pangan Aceh Tengah Bapak Ir. Nasrun Liwanza, MM mengenai Pengelolaan kelembagaan kawasan, kemudian diisi oleh ibu Sajadah,S.TP mengenai Pengembangan Potensi Kawasan dan terakhir diisi oleh Bapak M.Fadlan,SH.M.Ec.Dev mengenai Pelaporan dan pengelolaan keuangan.

 

 


       Dengan adanya pelatihan dan pembinaan ini diharapkan masyarakat akan lebih mengerti dan memiliki kemampuan dalam melaksanakan Kawasan Mandiri Pangan (KMP) dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Pelatihan dan pembinaan ini juga bertujuan untuk mendorong terciptanya kemandirian pangan.
     Dengan kegiatan KMP dan KRPL nantinya masyarakatnya dapat menghasilkan pangan sendiri dari desanya dan lambat-laun bisa menghasilkan pendapatan serta mandiri secara ekonomi dan sosial. Dalam program KRPL, masyarakat akan mengoptimalisasi pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga serta pendapatan secara berkelanjutan. Sedangkan dengan KMP, desa yang sebelumnya rawan pangan akan mendiri secara ekonomi dan sosial. Jadi masyarakatnya tidak perlu lagi membeli pangan dari luar daerahnya, melainkan dapat menghasilkan sendiri dan gizi masyarakat terpenuhi.

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengen
Lat: 5.53
Lng: 95.32