PEDA KTNA, Komitmen Aceh Sukseskan PENAS XV 2017

Kategori : Serambi Aceh Minggu, 20 November 2016

 


Kamis, 21 Juli 2016 09:42

 

ACEH akan menjadi tuan rumah Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XV tahun depan. Kegiatan terbesar dalam Sejarah Aceh ini dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh tepatnya akan berlangsung pada 6-11 Mei 2017.
Sebagai komitmen menyukseskan even nasional yang diikuti 50.000 peserta se-Indonesia, ASEAN dan Jepang itu, Pemerintah Aceh melalui Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKP-Luh) Aceh dan SKPA terkait lainnya pada 22-27 Juli ini akan melaksanakan Pekan Daerah (PEDA) KTNA Aceh Tahun 2016 berpusat di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh Untuk diketahui, PEDA KTNA Aceh 2016 merupakan pertemuan akbar petani nelayan Aceh sekaligus sebagai ajang pengukuran prestasi bagi petani nelayan dan pembangunan pertanian dalam arti luas, media komunikasi teknologi pertanian, khususnya dalam rangka memperkokoh pembangunan sistem dan usaha agribisnis.
Adapun tujuan PEDA adalah meningkatkan motivasi petani dan nelayan Aceh dan masyarakat pelaku agribisnis yang berdaya saing, bekerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan serta menumbuhkan minat generasi muda pada bidang pertanian, perikanan, kelautan dan kehutanan dalam upaya kemandirian pangan. Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah mengatakan, ada lima manfaat PEDA KTNA Aceh 2016.
Pertama, meningkatnya kepemimpinan dan kemandirian kontak tani nelayan Aceh dan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kelautan, serta kehutanan di Aceh. Kedua, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian di bidang pertanian, kelautan/perikanan, dan kehutanan.
Ketiga, menguatkan akses terhadap berbagai pelayanan dan informasi untuk pengembangan usaha dan kemitraan. Keempat, meningkatkan jiwa wirausaha dan kesadaran lingkungan dan terakhir meningkatkan pemahaman dan kemampuan petani- nelayan tentang kegiatankegiatan PENAS XV 2017" “
Selain merupakan ajang pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas petani, nelayan, dan ekonomi masyarakat pada umumnya, PEDA KTNA 2016 juga merupakan pembuktian komitmen Pemerintah Aceh untuk menyukseskan PENAS KTNA XV Tahun 2017 mendatang,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Abu Doto ini.
Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Abu Doto, maka PEDA KTNA 2016 mengusung tema ‘Melalui PEDA KTNA Aceh 2016, Kita Mantapkan Kelembagaan Petani- Nelayan untuk Mensukseskan PENAS KTNA XV 2017".
Menurut Gubernur, peserta PEDA KTNA 2016 dibagi menjadi tiga kelompok yaitu peserta utama, peserta pendamping, dan peserta peninjau. Peserta utama, sebut Doto Zaini, terdiri atas petaninelayan, pemuda tani nelayan, wanita tani nelayan, alumni magang Jepang, Koperasi tani nelayan (Koptan), dan asosiasi petani nelayan se-Aceh. Peserta pendamping, lanjutnya, meliputi aparat yang ditugaskan oleh pemerintah untuk mendampingi dan memfasilitasi peserta utama.
Sedangkan peserta peninjau, tambah Abu Doto, mencakup organisasi profesi, penyuluh swasta, pemerintah/pakar bidang pertanian, elautan/perikanan, kelautan, dan pelaku agribisnis. “Komposisi pesertanya terdiri atas peserta utama 70 persen serta peserta pendamping dan peninjau masing-masing 15 persen,” rinci Gubernur Zaini. Agar acara yang dianggap sebagai miniatur PENAS KTNA XV Tahun 2017 berjalan sukses, Abu Doto berharap even ini dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang khas dan berorientasi pada PENAS dan semua peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan sejak awal sampai akhir. Sehingga PEDA KTNA 2016 benar-benar menjadi langkah awal dan pembuktian komitmen Pemerintah Aceh untuk menyukseskan Penas KTNA tahun depan.(*)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Takengen
Lat: 5.53
Lng: 95.32